Sambangi Rumah Eyang Subur, Fpi Diterima Dengan Baik





Perseteruan Adi Bing Slamet dengan Eyang Subur ternyata mengundang sejumlah pihak ikut nimbrung. Salah satunya adalah ormas Front Pembela Islam (FPI). Pada Kamis (28/3/2013) dini hari, FPI terlihat menyambangi rumah Subur di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Menurut Ketua DPD FPI DKI Jakarta Habib Salim Alatas, pihaknya diterima dengan baik oleh Subur. "Nggak ada penolakan sama saya. Dia baik, kita baik juga, datangnya baik kok. Bahkan 24 jam ada waktu FPI di situ. Saya datang sama RW, pengacaranya juga," ungkap pria yang akrab disapa Habib Selon.

Selon menuturkan, pihaknya memantau perkembangan perseteruan Adi dan Subur. "Ini berdasarkan laporannya Adi Bing Slamet. Setelah berapa bulan kemudian kita kasih surat pertama teguran ke Eyang Subur. Setelah itu kirim lagi surat kedua 13 Maret," tutur Selon.

Hasilnya? "Tidak ada tanggapan. Tanggal 15 Maretnya kita datangin ke rumahnya, kita tanyain bener kagak membawa aliran sesat, ngajarin aliran sesat? Kemudian kita tanya apa bener dia ngelarang orang salat? Dia mengaku tidak seperti itu," sambungnya.

Selon menambahkan, sejauh ini pihaknya belum menemukan indikasi sesat dari Subur. Termasuk benda-benda mencurigakan dalam rumah Subur.

"Saya belum menemui itu. Saya kan masuk ke beberapa ruangan kristal semuanya, pajangan-pajangan. Barang-barang antik yang kayak di jalan Surabaya," ujarnya.

Artikel telah dipindahkan ke:

Follow On Twitter